JENIS, SIFAT, DAN BENTUK KONFLIK

JENIS, SIFAT, DAN BENTUK KONFLIK

  1. A. JENIS KONFLIK

Berdasarkan jenisnya konflik dibagi atas dua yaitu:

  1. 1. Individual Conflict

Individual conflict adalah suatu jenis konflik yang hanya melibatkan dua pihak secara langsung baik itu individu (manusia) maupun Negara.

Contoh Individual Conflict: Konflik antara saudara kandung

Konflik antar saudara kandung sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga merupakan konsekuensi ketika anak-anak harus berbagi ruang dan sumber daya yang ada. Konflik saudara kandung merupakan ciri yang pasti ada dalam hubungan antar saudara kandung dan umumnya terjadi pada masa anak-anak awal dan masa remaja.

Konflik antar saudara kandung, menurut Vandel dan Bailey terjadi ketika dua anak yang memiliki hubungan saudara dalam waktu bersamaan terlibat perilaku oposisional, yang secara perilaku ditandai oleh tindakan-tindakan seperti pertengkaran, perkelahian, penentangan, perlawanan, penolakan, keberatan, protes, perbedaan pendapat tentang pemakaian sumber daya keluarga seperti mainan, televisi, telepon, sampai masalah pacar.

  1. 2. Collective Conflict

Collective Conflict adalah suatu jenis konflik dimana pihak-pihak yang terlibat di dalamnya bersifat kolektif dalam artian pihak yang terlibat dalam konflik jumlah pelakunya lebih dari satu menghadapi pihak lain yang bersifat kolektif pula.

Contoh Collective Conflict: Kasus PT Nike Indonesia (Konflik antara kaum buruh dengan kaum pemilik modal)

Pada era industrialisasi, konflik antara pemilik modal dan buruh semakin terlihat. Buruh dieksploitasi tenaganya untuk keuntungan kapitalis dengan cara menarik keuntungan dari nilai lebih yang mereka hasilkan. Akibatnya, kapitalis makin kaya, sementara buruh tergencet dan kualitas hidupnya makin lama makin menurun.

Di Indonesia sendiri, cerita tentang pengeksploitasian buruh sudah bukan hal baru lagi. Berdemonya para buruh pabrik PT Hardaya Aneka Shoes Industry (HASI) dan PT Nagasakti Paramashoes Industry (Nasa) yang berjumlah sekitar 14.000 orang pada pertengahan Juli 2007 kemarin merupakan kasus yang kesekian kalinya dalam sejarah investasi Nike di Indonesia. Para Buruh yang turun untuk berdemo di kantor Nike Indonesia itu memprotes pemutusan hubungan kerjasama Nike dengan kedua pabrik tersebut. Pemutusan kontrak tersebut akan mengakibatkan 14.000 buruh kedua pabrik tersebut menganggur.

Hal yang jarang kita ketahui tentang merek sepatu yang tergolong mahal ini adalah bagaimana nasib buruh pabrik yang seharinya bisa mengerjakan sepatu dalam jumlah banyak. Gaji sebulan dari buruh pabrik HASI (tidak termasuk lembur) yang sudah bekerja selama 10 tahun sebesar Rp 900.000,- atau sama dengan $97,8 (dengan kurs Rp 9.200/ $1) yang berarti mereka hanya mendapatkan RP 30.000,-/harinya atau setara dengan $ 3,3. Dengan pendapatan harian sebesar $3,3 terebut mereka bisa membuat sejumlah sepatu Nike yang dijual oleh pabrik ke Nike di kisaran $11-$20. Sedangkan untuk satu pasang sepatu Nike bisa dibanderol seharga $60 (Rp 552.000,-). Berdasarkan gambaran tersebut, Nike sudah dipastikan tidak mengahargai buruh dengan sepantasnya.

Sehingga wajar jika hingga saat itu begitu banyak pertentangan yang muncul antara kelompok buruh dengan kelompok pemilik modal. Dimana kelompok buruh berusaha untuk menuntuk hak-hak mereka sedangkan kelompok pemilik modal berusaha untuk menggenjot kerja buruh dengan jumlah upah seminimum mungkin.

  1. B. Sifat Konflik

Berdasarkan Sifatnya, konflik dibagi atas tiga yaitu:

  1. 1. Specific Conflict

Specific conflict adalah sebuah konflik yang bersumber dari masalah-masalah yang sifatnya spesifik (khas) misalanya dalam konteks idiologi, warisan berupa budaya, kepercayaan, tradisi serta wilayah.

Contoh Specific conflict: Konflik Etnis di Sampit (Kalimantan Tengah)

Konflik etnis di Kalimantan Tengah ini membuat Sampit tiba-tiba menjadi sangat terkenal pada pertengahan Februari 2002. Namanya sekonyong-konyong ibarat nama selebritis yang menjulang ke angkasa, disebut-sebut para penyiar televise dan radio, ditulis oleh wartawan koran dan majalah. Itulah Sampit, ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur, yang menjadi saksi bisu terjadinya saling bantai antar anak manusia yang kebetulan berbeda latar belakang suku.

Konflik Sampit terjadi antara warga pendatang (Madura) dan suku Dayak. Konflik ini banyak dipicu oleh kenyataan bahwa etnis Madura pada taraf tertentu telah menjelma menjadi kelompok yang berhasil menguasai berbagai sumberdaya ekonomi, sementara disisi lain perilaku sosial mereka yang cenderung eksklusif semakin menegaskan komunalitas etnisnya. Maka ketika terjadi gesekan-gesekan sosial, meskipun itu kecil, dengan etnis Dayak sebagai penduduk asli cukup untuk menyulut sebuah konflik yang massif dan berkepanjangan.

  1. 2. General Conflict

General Conflict adalah suatu konflik dimana sifat konflik tersebut memiliki nilai kesamaan yang bersifat umum dalam arti kata meskipun konflik itu pada awalnya hanya melibatkan dua pihak secara langsung akan tetapi akibat adanya kesamaan (keterkaitan) maka mengakibatkan keterlibatan pihak lain. Misalnya masalah agama, Etnis, HAM, Lingkungan hidup, dan Ancaman Nuklir.

Contoh General Conflict: Kasus Film Fitna

Film anti Al-Quran bikinan politikus sayap ultra kanan Geert Wilders resmi disiarkan online pada tanggal 28 Maret 2008. Kepala Nabi Muhammad SAW disugestikan meledak. Penyiaran film bertitel Fitna itu diumumkan dalam websites partai pimpinan Wilders, Partij voor de Vrijheid/PVV (Partai untuk Kebebasan), dan ditautkan ke liveleak.com, Keputusan Wilders ini mendahului sidang gugatan sela di Pengadilan Rotterdam yang diajukan oleh organisasi muslim di Belanda.

Hari-hari menjelang pemublikasian film ini sebelumnya telah membuat pemerintah Belanda nerveus, karena khawatir akan timbul dampak politik dan ekonomi berupa boikot produk seperti menimpa Denmark. Pemerintah Belanda secara resmi mengambil jarak terhadap isi film ini dan menegaskan bahwa visi Wilders tidak mewakili negeri dan rakyat Belanda. Film Fitna yang dipantau langsung detikcom isinya jelas menghina, melecehkan dan memprovokasi pemeluk agama Islam, yang merupakan visi politik Wilders.

Pada bagian akhir film ini dimunculkan gambar kartun Nabi Muhammad SAW dengan surban berbentuk bom di kepala, bersumber dari kartun Jyllands-Posten. Setelah beberapa detik disugestikan bahwa bom itu meledak. Penyiaran film Fitna ini langsung menjadi headline siaran berita waktu utama seluruh kanal televisi di Belanda. Film ini membuat jutaan orang Muslim di berbagai belahan dunia melayangkan protes dan melakukan demontrasi. Mereka merasa bahwa martabat mereka sebagai pemeluk agama Islam telah dilecehkam melalui film itu dan menuntut adanya penarikan film dan pemboikotan situs-situs yang menayakan film tersebut.

  1. 3. Inter-Connected Conflict

Inter-connected conflict adalah suatu konflik yang saling kait-mengkait dimana meskipun pada awalnya konflik itu diakibatkan hanya karena satu persoalan, akan tetapi setelah kejadian merembes ke persoalan lainnya baik dari segi substansi maupun aktornya.

Contoh Inter-connected conflict: Invasi Uni Soviet di Afghanistan (1979-1989)

Perang Uni Soviet-Afghanistan merupakan bagian dari Perang Dingin, dan Perang Saudara Afghanistan. Perang ini memiliki dampak yang sangat besar, dan merupakan salah satu faktor runtuhnya kekuatan Uni Soviet pada tahun 1991.

Konflik yang berujung perang antara Uni Soviet (bersama PDRA atas permintaan bantuan militer oleh PDRA) dengan Afghanistan (Mujahidin) terjadi akibat adanya perbedaan pandangan Ideologi dalam menjalankan proses pemerintahan. Kubu Uni Soviet mendukung tindakan reformasi ekonomi dan sosial, dimana Partai Demokrasi Rakyat Afghanistan menerapkan program reformasi bergaya Soviet. Perubahan hukum tentang perkawinan dan tanah tidak diterima secara baik oleh masyarakat setempat yang mengikuti tradisi Islam. Akibat dari itu, ribuan anggota dari elit tradisional, pemuka-pemuka agama, dan paranormal diadili menjadi alasan bagi kubu Mujahidin (Islam Fundamentalis) untuk melakukan pemberontakan.

Invasi Uni Soviet ditandai dengan masuknya bala tentara pada tanggal 25 Desember 1979. Pasukan Uni Soviet atas permintaan PDRA mengambil alih kendali, melakukan berbagai macam operasi atas kaum mujahidin. Melihat keadaan yang demikian, Amerika Serikat pun ikut andil. Karena takut semakin meluasnya pengaruh Soviet maka Amerika mengirim bantuan kepada Afghanistan berupa persenjataan dan uang tunai. Para Mujahidin didukung dengan dana sebesar Tiga miliar Dollar oleh Amerika Serikat yang berseteru dengan Uni Soviet pada masa itu. Demikian pula dengan Inggris, Pakistan dan negara Arab lainnya. Bantuan militer tersebut cukup ampuh dalam mengimbangi semangat juang kaum mujahidin yang pada akhirnya mampu memukul mundur pasukan Uni Soviet.

Jadi selain adanya masalah internal PDRA dan kaum mujahidin Afghanistan adapula perang eksternal antara Uni Soviet dan AS baik dibidang ideology maupun militer. Setelah Perang dengan beribu-ribu korban meninggal dan kerusakan yang begitu parah, Uni Soviet akhirnya meninggalkan Afghanistan dengan penarikan tentara terakhir dilakukan pada tanggal 2 Februari 1989. Amerika pun ikut meninggalkan Afghanistan.

  1. C. Bentuk Konflik

Berdasarkan bentuknya, konflik dibagi atas tiga yaitu:

  1. 1. Pseudo Conflict

Pseudo Conflict atau konflik tersembunyi (konflik batin) adalah sebuah bentuk konflik yang masih tersembunyi namun menuntuk kewaspadaan atau antisipasi kalau-kalau muncul ke permukaan.

Contoh Pseudo Conflict: Konflik Batin

Seorang yang baru lulus dari SMK jurusan Teknik Informatika mendapat tawaran pekerjaan di sebuah perusahaan periklanan. Perusahaan ini mengkhususkan diri memproduksi iklan-iklan berbentuk animasi untuk ditampilkan di televisi. Pemuda ini memang lulusan dari program studi Teknik Informatika, tetapi jurusan yang diambil bukan multi media melainkan jurusan jaringan. Karena itu, ia tidak tahu banyak mengenai program-program aplikasi yang dibutuhkan dalam pembuatan animasi. Hal ini ia sadari betul. Ia sangat yakin jika ia terima tawaran tersebut pasti tidak bisa bekerja dengan baik, bahkan akan mengecewakan perusahaan tersebut. Namun di sisi lain, melihat sulitnya mencari lapangan kerja dan besarnya gaji yang ditawarkan oleh perusahaan iklan itu, ia sangat ingin menerima tawaran tersebut. Ia bingung untuk menentukan sikap, menerima atau menolak tawaran itu. Pertentangan ini membuat dia murung sepanjang waktu.

  1. 2. Silent Conflict

Silent Conflict atau konflik semu adalah suatu bentuk konflik yang belum dinyatakan dan masih bersifat koar-koar (adu mulut) atau istilah familiarnya Perang Dingin.

Contoh Silent Conflict: Perang Dingin antara Rusia dengan Negara-negara Barat (AS dan NATO)

“Rusia tidak menghendaki perang dingin, tetapi juga tidak takut menghadapinya. Dan, kalau Pakta NATO berniat putus hubungan dengan Rusia, maka silahkan saja. Itu tidak masalah bagi Rusia. Kalau karena itu, Rusia tidak diterima menjadi anggota organisasi perdagangan dunia WTO, maka juga tidak apa-apa. Semua syarat menjadi anggota WTO yang sudah diterima Rusia tapi merugikan perekonomian negeri beruang merah itu akan dibekukan”. (petikan pidato Presiden Rusia)

Babak baru perang dingin antara Rusia dan Barat telah dimulai. Indikasi dimulainya perang dingin ini adalah silang pendapat Rusia dan Barat dalam menyikapi berbagai persoalan seperti, rencana penempatan sistem anti rudal AS di Eropa Timur, keluarnya Moskow dari perjanjian pengurangan senjata konvensional di Eropa, keberatan Rusia atas usaha Barat untuk memisahkan Kosovo dari Serbia, dideportasinya diplomat Rusia dan Inggris menyusul meningkatnya aktifitas spionase kedua negara ini.

Sejak runtuhnya Uni Soviet dan pembubaran perjanjian Pakta Warsawa, dengan pimpinan AS, NATO mempergunakan kesempatan berkurangnya keamanan di Eropa Timur dan berkurangnya pengaruh Rusia di kawasan tersebut untuk memperluas jangkauan kekuasaannya ke wilayah tersebut. Dalam kesempatan ini, AS dalam usahanya melemahkan pertahanan Rusia, pada tahun 2001 dengan sepihak telah keluar dari perjanjian pelarangan pengembangan Rudal anti Balistik (ABM) yang disepakati pada tahun 1972, dan melaksanakan draf sistem anti rudal di Eropa Timur. Oleh karenanya Rusia melihat rencana Wasington ini mengancam stabilitas negaranya.

Setelah 17 tahun runtuhnya Uni Soviet, Rusia dan Barat belum pernah melakukan langkah positif untuk menyelesaikan berbagai persoalan diantara mereka. Sebagai dua kekuatan yang saling bersaing, Rusia dan Barat selalu mengejar kepentingan-kepentingan yang saling bertentangan. Penentangan Rusia terhadap usaha Barat untuk memisahkan Kosovo dari Serbia dapat dinilai sebagai persaingan mereka dalam bidang Geostrategis. AS dan Uni Eropa tengah berusaha mengurangi pengaruh tradisional Rusia di kawasan Balkan. Namun tekanan Barat atas Rusia akan mempengaruhi pula perilaku negara ini di kawasan-kawasan lain di dunia. Jelas sekali bahwa dalam rangka menghadapi ancaman-ancaman Barat, Rusia akan memperkuat hubungannya dengan kekuatan-kekuatan regional seperti Cina dan India, juga dengan lembaga-lembaga regional seperti Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO).

  1. 3. Actual Conflict

Actual Conflict adalah konflik yang nyata terjadi antara satu pihak dengan pihak lain dengan menggunakan kekuatan fisik maupun senjata api dan senjata tajam.

Contoh Actual Conflict: Invasi Militer Amerika serikat ke Irak

Invasi Irak 2003 dengan kode “Operasi Pembebasan Irak” secara resmi mulai pada tanggal 20 Maret 2003. Tujuan resmi yang ditetapkan Amerika Serikat adalah untuk “melucuti senjata pemusnah masal Irak, mengakhiri dukungan Saddam Hussein kepada terorisme, dan memerdekakan rakyat Irak”. Sebagai persiapan, pada 18 Februari 100.000 tentara Amerika Serikat dimobilisasikan di Kuwait. Amerika Serikat menyediakan mayoritas pasukan untuk invasi ini, dengan dukungan dari pasukan koalisi yang terdiri dari lebih dari 20 negara dan suku Kurdi di utara Irak. Invasi Irak 2003 inilah yang menjadi pembuka Perang Irak.

Invasi Amerika terhadap Irak pada 20 Maret 2003 tepatnya pukul 05.35 waktu Irak, yaitu negeri yang porak poranda akibat perang teluk serta perang berkepanjangan ditambah dengan sanksi ekonomi yang dipaksakan PBB. Dengan dalih keamanan dunia dengan menuduh Irak mengembangkan senjata pemusnah masal, serta mengusung HAM dan demokrasi dengan menjatuhkan Rezim Sadam. Menjadikan geram negara-negara eropa, bahkan seluruh dunia. Dan sekaligus hal ini semakin memperjelas ambisi Amerika untuk menguasai dunia setelah sebelumnya menguasai Afghanistan.

Okupasi yang kemudian dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat mengakibatkan berlanjutnya peperangan antara para pemberontak dengan pasukan koalisi. Tentara Baru Irak lalu dibentuk untuk menggantikan tentara lama Irak setelah dibubarkan oleh koalisi, dan diharapkan tentara baru ini akan mengambil alih tugas-tugas koalisi setelah mereka pergi dari Irak. Dan diantara peperangan yang terjadi antara para pemberontak, koalisi, dan tentara baru Irak, perang saudara antar kelompok mayoritas Syi’ah dan minoritas Sunni masih berlanjut sampai sekarang. Sebab dan akibat terjadinya perang ini sampai kini masih kontroversial.

5 thoughts on “JENIS, SIFAT, DAN BENTUK KONFLIK

  1. Klo misalnya bikin web bahasanya tolong disamakan aja semua, jadi klo bahasa Indonesia ya bahasa indonesia semua jangan ada yang campur campur. Biar yang baca artikelnya bisa enak ngeliatnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s